[Tips] Bookstagram: Bikin Foto Flatlay

Halo, semuanya!

Di rubrik Tips Bookstagram kali ini, saya mau berbagi tips soal foto flatlay nih. Sebenarnya bukan tips ini yang ingin saya keluarkan lebih dulu, ada tips satu lagi. Sayangnya, karena satu dan lain hal, tips itu masih terus jadi draf. Tapi nggak masalah ya, hehe.

Baca juga: "Aplikasi (Wajib) Edit Foto Pakai HP"

Nah, sebelum mulai, kita kenalan dulu yuk sama flatlay.

Apa itu Flatlay?

Intinya, flatlay itu salah satu teknik fotografi yang diambil dari atas dan menghasilkan foto tampak atas dari objek. Teknik ini juga dikenal dengan nama knolling photography. Untuk melihat contohnya, kamu bisa langsung cek tagar #flatlay di Instagram atau googling langsung soal flatlay.

Salah satu alasan kenapa saya senang sekali foto flatlay adalah foto flatlay itu nyaris selalu menghasilkan foto yang bagus. Enggak juga sih, haha. Flatlay ini aslinya gampang-gampang susah. Saya memulai flatlay sejak mencintai dunia bookstagram, bisa dibilang sejak akhir tahun 2016 dan sampai sekarang pun saya kadang masih tidak puas dengan hasil flatlay saya.

Namun, tentunya saya punya sedikit tips mudah buatmu yang mau foto-foto flatlay. Semoga bermanfaat, ya!

Komposisi

Bisa dibilang komposisi adalah hal paling penting dalam menghasilkan foto flaylay yang bagus. Kamu tidak bisa menumpahkan segala hal di alas fotomu buat menghasilkan flatlay yang bagus (well, nyatanya messy photography pun direncanakan). Ada hal-hal yang harus diperhatikan, ada komposisi yang patut diperhitungkan.

Sejujurnya menuliskan soal ini tuh tidak mudah. Pasalnya, untuk jago foto flatlay, kamu pun harus berlatih. Semakin sering mencoba foto flatlay, kamu akan semakin jago. Ya, sama seperti keterampilan lainnya: practice makes perfect.

Nah, sambil terus berlatih foto flatlay, saya sudah merangkum beberapa hal penting soal komposisi agar kamu pun bisa membuat foto flatlay yang bagus. :)

Rule of Thirds

Tepat. Rule of Thirds pun termasuk comfort zone di flatlay. Ini komposisi paling mudah dan nyaris tidak akan menghasilkan foto flatlay yang gagal. Lihatlah gambar di bawah ini. Nah, menurut rule of third ini, point of interest alias objek utama fotomu harus berada di pertemuan garis (garis yang berwarna merah).
Gimana supaya objek fotomu berada tepat di sana? Jika kamu menggunakan kamera ponsel, nyalakanlah fitur grid di kameramu. Nanti akan muncul garis-garis seperti di atas yang akan memandumu mendapatkan komposisi rule of third yang pas.

Table Situation

Ini juga merupakan salah satu komposisi foto yang mudah dilakukan. Foto saja di atas meja dan bagaimana kondisi mejamu. :D

Supaya komposisinya bagus, paling mudahnya adalah tiru foto flatlay di atas meja milik orang lain (jangan lupa berikan kredit ya). Semisal kamu tidak ingin meniru, maka tatalah barang-barangmu di atas meja dengan natural. Maksudnya natural gimana? Ya bagaimana kondisi sebuah "meja" seharusnya. Apa saja sih yang biasanya ada di atas meja? Kayak nggak mungkinkan kalo foto buku di atas meja terus ada sepau atau sandal?

Foto contoh table situation.
Kedua buku berjudul sama adalah POI dan menggunakan teknik rule of third. Foto dilengkapi dengan properti kertas, bunga artifisial, puplen, dan bunga kertas. 

Hand(s) in Frame

Tahukah kamu kalau menambahkan tangan dalam foto flatlay akan membuat fotomu terasa lebih hidup? Seriusan. Coba saja foto flatlay dengan tangan dan tanpa tangan, ada yang berbeda. Tangan kita di dalam foto ini membuat foto terasa ada 'aktivitas' yang terjadi di sana.

Coba minta temanmu (tangannya) berpose. Bisa semacam memegang ujung buku, bisa memegang pulpen atau objek kecil lain dalam foto, bisa yang lain-lain. Kreatiflah meletakkan tangan!

Foto contoh hand in frame.
Saya memotret foto ini sendiri dengan tangan kanan sementara tangan kiri diletakkan di ujung buku seolah baru saja membalik halaman (padahal saya pakai untuk menekan buku agar terbuka haha).

Well Organized

Komposisi yang satu ini cocok banget kamu terapkan semisal nggak punya ide buat foto-foto. Ambil seluruh barang yang ingin kamu foto, lalu tatalah dengan rapi. Yup, dengan rapi. Jejerin satu-satu, letakkan satu-satu, susun satu-satu. Semua dengan rapi.

Jika kamu masih bingung untuk membuat komposisi ini, gunakanlah ukuran foto sebagai panduan. Apakah kamu ingin fotomu persegi? Berukuran 4:3? Atau ukuran lainnya? Nah, penuhilah frame fotomu dengan objek yang tertata rapi. Bisa juga kamu gunakan kameramu untuk melihat apakah seluruh objek yang kamu tata itu sudah rapi dan berhasil membentuk ukuran frame yang kamu inginkan atau tidak.

Foto contoh well organized.
Saya menata pembatas buku hijau biru saja dengan rapi dan hati-hati untuk membentuk persegi sempurna. Di antara sela-sela yang tidak mungkin saya masukkan pembatas buku, saya tambahkan objek kecil lain seperti lilin, stiker, atau gulungan benang.

Negative Space

Kamu nggak punya properti foto yang banyak? Jangan khawatir, kamu bisa memanfaatkan ruang kosong alias negative space buat menghasilkan foto flatlay. Foto-foto minimalis pun biasanya hanya berisi satu-dua objek dan selebihkan adalah ruangan kosong. Justru foto ini terlihat estetik karena banyak ruang kosongnya. :D

Meski terlihat mudah, sebenarnya memanfaatkan ruang kosong ini pun butuh 'latihan'. Kamu harus mencoba berulang kali agar komposisi fotomu pas. Objek tetap terlihat dan ruangan kosong berhasil membuat objekmu hidup.

Foto contoh dengan negative space.
Foto ini kurang banyak memanfaatkan ruangan kosong, tapi kurang lebih beginilah hasilnya. Foto akan terasa minimalis dan tentunya tidak butuh banyak properti. POI tetap terlihat (kaleng lilin) dan buku terbuka menjadi penunjang selain daripada ruangan kosong.


Penutup

Begitulah sedikit tips komposisi foto flatlay yang bisa saya berikan. Sekali lagi saya perlu menekankan bahwa untuk bisa jago flatlay, kamu harus sering-sering latihan. Semakin sering menata foto untuk flatlay, kamu akan memiliki sense komposisi flatlay. Semua ini tentunya butuh proses. :)

Pun jikalau kamu menggunakan metode ATM (amati, tiru, modifikasi) dalam foto flatlay, kamu tetap akan butuh waktu supaya hasil fotomu memuaskan. Jangan menyerah dan teruslah mencoba!

Semoga tips ini bermanfaat buatmu!

Share:

1 comments

  1. Hmm sepertinya aku mulai paham pelan2. Makasih Kak Wardah buat tipsnya ��

    ReplyDelete